Mencari pekerjaan memang menjadi hal yang sulit bahkan untku para penyandang disabilitas. Mereka yang memiliki keterbatasan tentu tidak bisa leluasa mencari pekerjaan yang mereka inginkan kelebihan penyandang disabilitas. Bahkan, ada banyak perusahaan yang masih menutup diri dari para penyandang disabilitas yang melamar di perusahaan tersebut. Ini justru membuat mereka menutup diri dari dunia luar yang harusnya bisa membantu mereka dalam mencari pekerjaan yang lebih baik.

Ada banyak penyandang disabilitas yang merasa bahwa perusahaan memang tidak ingin menerima mereka dalam pekerjaan karena keterbatasan yang dimiliki. Namun, masih ada beberqapa perusahaan yang menerima para penyandang disabilitas untuk berada di perusahaan mereka. Beberapa perusahaan yang dimaksud adalah

– International Business machines (IBM)
Perusahaan multinasional ini bergerak dalam bidang terknolgi dan konsultan. Berasal dari Ameriak Serikat, perusahaan ini tentu tidak asing lagi bagi banyak orang. IBM sangat menekankan prekrutan dan mempertahankan para pekerja yang memiliki keterbatasan di perusahaan mereka. bahkan, perusahaan ini mengharuskan semua karyawan ntuk berpartisipasi dalam program pelatihan kesadaran disabilitas tersebut.

– Ernst & Young
Ini adlaah perusahaan yang bergerak di bidang akuntan. Perusahaan akuntan raksasa ini juga memutuskan untuk membuka kesempatan bekerja untuk para penyandang disabilitas. Karena hal ini, perusahaan ini telah menerima pernghargaan dari publikasi Diversity Inc karena berusaha untuk memperkejakan karyawan penyandang disabilitas yang memang membutuhkan pekerjaan tersebut. Perusahaan ini memang bisa dibilang serius dalam mempekerjakan penyandang disabilitas karena mereka juga mengadakan pelatihan kesadaran disabilitas untuk semua karyawannya.

– S. C. Johnson
Anda tentu tidak asing lagi dengan merk ini. Ada banyak produk pembersih rumah, hingga perngharum ruangan yang diperoduksi oleh perusahaan ini. Namun, yang jarang diketahui adalah bahwa perusahaan ini juga memberikan fasilitas bagi para karyawannya yang memiliki keterbatasan dengan memebri beberapa program tambahan khusus dan memberikan pelatihan bagi para penyandang disabilitas yang menjadi karyawannya.

Beberapa perusahaan yang disebutkan di atas, bisa menjadi contoh untuk para perusahaan lainnya agar mulai bisa menerima keberadaan penyandang disabilitas yang ingin bekerja di perusahaan mereka.